Sidney mohede gmb

Sidney mohede mp3 Kolaborasi musisi Sidney Mohede bersama Andi Rianto memiliki cara untuk memberi makna positif terhadap pandemi ini. Sidney Mohede dan Andi Rianto menuliskan lirik lagu Only You yang bercerita tentang memberikan makna sebuah hubungan. Musik dan orkestra lagu Only You diaransemen Andi Rianto. Chika berharap, dirilis secara digital lagu Only You akan membantu semua supaya bisa menghargai setiap hubungan. Sidney Mohede mengatakan, lagu Only You ini dibuat setelah ia banyak membaca dan mendengar pandemi Covid memberikan kehidupan yang semakin berat ke manusia.

Sidney Mohede

Sidney Mohede
Lahir27 Maret (umur&#;51)
Jakarta, Indonesia
PekerjaanPenyanyi, Penulis Lagu, Pendeta
Suami/istriBeatrix Margaretha Tumewu
AnakEthan Mohede, Chelsea Faye Mohede, Charis Mohede
Orang tuaTilly Palar
Karier musik
GenreRohani Gospel
InstrumenVokal utama
Tahun aktif–sekarang
LabelInsight Unlimited

Sidney Mohede (lahir 27 Maret ) merupakan salah satu pendeta di Jakarta Praise Community Church (JPCC), Online Pastor.

Sidney juga berkolaborasi dengan JPCC Worship (tim pujian dan penyembahan di JPCC) dalam menulis lagu serta memproduseri album-album yang dirilis oleh JPCC Worship.[1] Selain itu, Sidney mengajar dan membagikan pengalaman hidup terkait penyembahan, kreatifitas, songwriting, dan team-building. Sidney telah dipercayakan untuk berbicara di Worship Central Asia, Hillsong Conference, dan seminar-seminar lainnya di berbagai kota di Asia, Australia, Eropa, dan Amerika.

Sidney dan istrinya, Etha, telah dikaruniai tiga orang anak.[2]

Biografi

[sunting | sunting sumber]

Sidney Mohede lahir di Jakarta, 27 Maret Ia menekuni pendidikan dalam bidang seni dan menghabiskan masa remajanya di Los Angeles, Amerika Serikat. Pada tahun , Sidney memutuskan untuk kembali ke Indonesia.[3]

Bergabung dengan Giving My Best (GMB)

[sunting | sunting sumber]

Di tahun , Sidney bergabung dengan grup band rohani Giving My Best (GMB),[4] dan merilis 9 album bersama GMB: Ku B’ri Yang Terbaik, Sekarang, Rise Up, Atmosphere, Follow, Nothing Is Ever Impossible, Worship Project, The Best Is Yet To Come, dan Life Is Calling.[5] Di tahun , Sidney memutuskan untuk tidak lagi tergabung dalam grup Band GMB.

Bergabung dengan Voice of Generation (VOG)

[sunting | sunting sumber]

Sidney juga bergabung dalam grup band Voice of Generation (VOG) pada album kedua “Tutur Kata” bersama beberapa rekannya seperti Sari Simorangkir, Amos Cahyadi, dll.

Sidney mohede biography Sidney telah dipercayakan untuk berbicara di Worship Central Asia, Hillsong Conference, dan seminar-seminar lainnya di berbagai kota di Asia, Australia, Eropa, dan Amerika. Sidney dan istrinya, Etha, telah dikaruniai tiga orang anak. Sidney Mohede lahir di Jakarta, 27 Maret Ia menekuni pendidikan dalam bidang seni dan menghabiskan masa remajanya di Los Angeles , Amerika Serikat. Pada tahun , Sidney memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Lagu-lagu mereka menduduki tangga lagu stasiun radio di Jakarta saat itu. Sayangnya, setelah album keduanya, mereka tidak lagi terdengar sampai digelarnya Konser Reuni VOG pada Oktober

Bergabung dengan True Worshippers

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun , Sidney berjemaat di Jakarta Praise Community Church (JPCC) dan bersama Sari Simorangkir, Ruth Sahanaya, Lita Zen, Nindy Ellese, Alvi Radjagukguk, dan teman-teman gerejanya yang lain, Sidney mendirikan sebuah grup musik Kristen bernama True Worshippers.

True Worshippers merilis album debut mereka pada tahun yang berjudul Penyembah Yang Benar. Sekarang grup ini berganti nama menjadi JPCC Worship sejak tahun , dan menjadi salah satu grup terbesar di Indonesia dan bahkan menembus belantika musik dunia dengan lagu-lagunya yang banyak di terjemahkan ke dalam beberapa bahasa seperti Jepang, Thailand, India, dan Mandarin.[6]

Karier Solo

[sunting | sunting sumber]

Selain berkarya bersama rekan-rekannya di True Worshippers (kini JPCC Worship), Sidney juga merilis beberapa album rohani solonya.

Andi rianto sidney mohede biography Kolaborasi mereka di tengah pandemi menghasilkan singel berjudul "Only You". Lagu tersebut ditulis oleh Sidney Mohede dan diaransemen oleh Andi Rianto dengan musik orkestranya. Sidney mengatakan, kisah di balik pembuatan lagu ini ketika ia banyak membaca dan mendengar bagaimana Covid telah memberikan kehidupan yang semakin berat kepada semua manusia di berbagai tempat. Salah satunya, kata dia, adalah terjadinya peningkatan jumlah perceraian di dunia, disharmonisasi dalam hubungan antardua insan, baik yang sedang berpacaran maupun yang sudah berumahtangga. Sidney telah menghasilkan lebih dari 40 album.

Album Surrender menjadi debut solo album Sidney yang dirilis di tahun , disusul dengan Better Days di tahun

Sidney menggelar konser perdananya di Istora Senayan, Jakarta pada tahun di sertai album live concert nya yang berjudul Louder Than Life. Konser ini menghadirkan banyak pengisi acara, diantaranya Andi Rianto, Saykoji, Maya Hasan, dll.

Pada tahun , lagu "Hosanna" yang ditulisnya bersama Israel Houghton mendapatkan penghargaan di Grammy Awards.[7]

Lalu di tahun , Sidney kembali merilis single duet bersama Darlene Zschech berjudul "It Is Done" [8] dilanjutkan dengan EP dengan judul The Rescue dan di awal tahun , Sidney kembali merilis [9] EP It Is Well dengan lagu-lagu yang bercerita tentang pengalaman pergumulannya dalam menghadapi gangguan di indera pendengarannya dan tumor jinak.

Salah satu lagu yang ada di album tersebut adalah Jujur yang sempat masuk nominasi AMI Awards kategori rohani di tahun Sidney juga aktif merilis beberapa single kolaborasinya bersama musisi-musisi rohani lain seperti Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Viona Paays,Joseph S Djafar, Bobby Febian, Guntur Simbolon, dll.

Sidney mohede wikipedia

Andi Rianto , B. Andi merupakan pemimpin Magenta Orchestra. Ia telah terlibat dalam banyak ilustrasi musik film. Andi juga terlibat penggarapan album untuk sejumlah artis ternama Indonesia , di antaranya Ebiet G. Andi mulai belajar piano pada usia 4 tahun melalui les piano klasik.

Di tahun , Sidney berkolaborasi dengan salah satu maestro Indonesia, Andi Rianto, mereka merilis single sekuler pertama dengan tema cinta berjudul Only You.[10] Hingga kini, Sidney telah merilis 5 album solo.

Di tahun , di masa pandemi, Sidney mengadakan konser online bertajuk "Jujur" Online Worship Night sambil mengadakan donasi untuk membantu pendidikan anak-anak di Papua.[11]

Diskografi

[sunting | sunting sumber]

  • Surrender ()
  • Better Days ()
  • Louder Than Life ()
  • It Is Done (Single) ()
  • The Rescue (EP)()
  • Bagi-Mu Segala Pujian (Feat.

    Guntur Simbolon)

  • More To Our Story (Single) ()
  • Jujur (Single) ()
  • Life is A Dance (Single) ()
  • It Came Upon a Midnight Clear medley Go Tell It On The Mountains (Single) ()
  • It Is Well (EP) ()

Penghargaan dan nominasi

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]